Permainan outbound leadership mampu melatih seseorang untuk menjadi seorang pemimpin yang sinergistik yang nantinya sangat berguna dalam kehidupan masyarakat atau pada lingkungan pekerjaan dimana dituntut mampu mempertemukan titik temu dari kepentingan banyak pihak.
Pembelajaran kepemimpinan dengan menggunakan permainan outbond sangatlah menarik dan pastinya bermain sambil belajar akan lebih menyenangkan dan tidak menimbulkan rasa jenuh seperti saat dalam kelas dengan aktivitas mendengarkan saja.
Kini banyak telah tersedia beragam permainan outbond mulai dari anak-anak hingga usia dewasa sekalipun agar jiwa leadership tumbuh dan tertanam pada diri. Yuk langsung simak beberapa permainan yang bisa Anda coba.
3 Jenis Permainan Outbond Leadership
- Stik Goyang
Permainan outbound leadership yang pertama yaitu stik goyang yang bertujuan membangun kerjasama dan memberikan kesempatan kepada yang lain. Supaya segala rintangan dapat terselesaikan. Permainan ini membutuhkan beberapa alat yaitu tali, tongkat bambu, dan berbagai rintangan.
Cara bermainnya adalah tiap anggota memegang tali dengan meletakkan tongkat bambu di tengah tarikan tali tersebut dengan sangat kencang. Barulah tiap tim berjalan melewati rintangan dengan tetap menjaga agar tongkat tidak sampai jatuh karena jika jatuh maka kelompok tersebut akan mengulangi dari awal.
- Changing Name
Permainan changing name memiliki tujuan untuk melatih konsentrasi. Serta mengakrabkan hubungan dengan yang lain. Perlengkapannya pun sangat simpel yaitu hanya dengan menggunakan beberapa bola.
Cara bermainnya yaitu semua peserta akan berdiri melingkar, kemudian saling melempar dan menangkap bola dengan menyebutkan nama sendiri dan orang yang akan mendapat bola. Jika salah menyebutkan maka akan mendapat sanksi tertentu.
- Flying Eggs
Jika Anda ingin meningkatkan kerjasama tim dan juga belajar bersikap hati-hati maka flying eggs adalah permainan yang tepat. Tiap anggota tim akan berdiri dengan jarak 5 hingga 10 meter.
Peserta pertama akan melemparkan telur ke temannya kemudian temannya menangkap telur tersebut dengan menggunakan kaosnya. Lalu selanjutnya dengan melemparnya ke teman tim yang lain. Kelompok yang memecahkan telur akan berarti kalah.